Foto saya
Sekretariat;
Jl. Bonang No.1A,Menteng
Jakarta Pusat 10320
Tlp : 021 31931181 / 021 44553543
Fax : 021 3913473
E-mail: Jrki@cbn.net.id

Kamis, 26 Februari 2009

PHK Meningkat di Malaysia, Kepulangan TKI di Polonia Berlanjut

Medan, (Analisa)
Senin, 16 Februari 2009

Gelombang kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumatera Utara terus berlanjut.

Hal ini seperti yang terlihat di terminal kedatangan Internasional Polonia. Puluhan TKI terlihat turun dari beberapa penerbangan asal Penang dan Kuala Lumpur.

Data Pos Pendataan TKI (Posdal) di terminal kedatangan Internasional Bandar Udara Polonia Medan, Minggu (15/2), jumlah TKI yang kembali ke tanah air mengalami peningkatan dari beberapa hari sebelumnya.

Pada, Kamis (12/2), jumlah TKI yang pulang sekitar 44 orang. Para TKI tersebut bekerja di kawasan negeri jiran Malaysia antara lain Penang, Kuala Lumpur, Negeri Sembilan, Sabah, Selangor, Johor serta kawasan lainnya. Hari berikutnya, Jumat (13/2), Posdal di terminal kedatangan Internasional kedatangan 75 orang TKI. Kemudian, Sabtu (14/2), para TKI yang kembali berjumlah 46 orang. “Jumlah tersebut akan meningkat,” sebut petugas Posdal TKI Bandara Polonia Medan Siti Rolijah.

PHK

Menurutnya, berdasarkan keterangan para TKI, mayoritas mereka kembali ke tanah air karena terkena PHK serta kontrak kerja yang telah habis.

“Habis masa kontrak para TKI pulang sebelum di PHK. Sebab, para TKI bekerja di luar negeri paling lama dikontrak 2 tahun,” jelasnya.

Sebelum terjadi krisi global, pihak pengusaha kilang (pabrik) di Malaysia yang kebanyakan berasal dari investor luar selalu memperpanjang masa kerja para TKI hingga 5 tahun.

“Artinya, para pengusaha tersebut tidak perlu repot dan memanfaatkan tenaga kerja kita sebelumnya daripada melakukan pengrekrutan kembali yang banyak butuh biaya,” ungkapnya.
Saat ini, karena perusahaan tidak bisa menjamin dapat bertahan lama akibat krisis, para TKI langsung diberhentikan sebelum masa kerjanya yang diberikan berakhir.

“Kalau TKI yang cuti berdasarkan data yang ada hanya sedikit, paling 0,5 persen,” sebutnya.

Lia (24) TKI asal Belawan yang bekerja di Kuala Lumpur selama dua tahun mengatakan, pabrik di Malaysia telah melakukan pemutusan hubungan kerja kepada TKI. “Sudah banyak yang di PHK,” sebut Lia . (msm)

http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=6902:phk-meningkat-di-malaysia-kepulangan-tki-di-polonia-berlanjut&catid=31:umum&Itemid=30

Tidak ada komentar:

Posting Komentar